MAKALAH
Wireless Local Area Network (WLAN)
Diajukan
Guna Memenuhi Salah-Satu Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer dan Komunikasi
Data

Disusun oleh :
Dwi
prasetyo
Ghalby
Premadhani
Muhammad
Hilmi Fauzan
Septiana
Abdul Ghofur
Zein
Muttaqien
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI
WASTUKANCANA
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
PURWAKARTA
2015
Wireless LAN
Dalam hanya beberapa tahun , Wireless Lan telah mempunyai peran yang
sangat signifikan dalam pasar Local Area Network. Peningkatannya karena
oganisasi menyadari bahwa Wireless Lan merupakan tambahan untuk membantu
penggunaan tradisional Wired Lan, untuk mengatasi kebutuhan akan mobilitas,
relokasi, ad hoc networking dan tempat yang sulit dicapai dengan kabel.
Wireless Lan menggunakan transmisi wireless(tanpa kabel). Sampai saat ini
Wireless Lan sedikit digunakan. Hal ini disebabkan oleh tingginya harga,
rendahnya data rate, masalah keamanan, perlunya licensi. Setelah permasalahan
ini diatasi penggunaan Wireless Lan mengalami peningkatan sangat cepat.
Aplikasi Wireless Lan
Ada 4 aplikasi untuk Wireless Lan
: Lan Extension, Cross Building Interconnect, Nomadic Access, dan Ad Hoc
Network.
Lan Extension
Pada akhir tahun 1980 produk – produk Wireless Lan diperkenalkan,
dipasarkan sebagai pengganti tradisional Wired Lan. Wireless Lan tidak
memerlukan instalasi kabel Land an mudah merelokasi dan memodifikasi struktur
network. Suatu organisasi memerlukan Wired Lan untuk membantu mensupport server
– server beberapa workstation kemudian Wireless Lan akan dihubungkan ke Wired Lan.
Aplikasi seperti ini disebut sebagai Lan Extension.
Gambar 13.1 Ada suatu backbone Wired Lan, seperti Ethernet yang menmbantu
server, workstation dan 1 atau lebih jembatan yang menghubungkan setiap
network. Sebagai tambahan maka diperlukan Control Module(CM) yang berfungsi
sebagai interface untuk Wireless Lan . User Module merupakan bagian dari
konfigurasi Wireless Lan.
Cross Building Interconnect
Kegunaan lain dari teknologi Wireless Lan adalah menghubungkan lan – lan
antara gedung – gedung yang berdekatan , dalam kabel atau Wireless Lan. Maka
dari itu digunakan point to point Wireless Link untuk menghubungkan 2 gedung.
Nomadic Access
Nomadic Access menyediakan suatu Wireless Link antara sebuah Lan Hub dan
mobile data terminal dilengkapi dengan antena, seperti komputer laptop atau
komputer notepad. Nomadic Access juga berguna dalam lingkungan yang luas
seperti kampus atau kegiatan – kegiatan bisnis di luar gedung . Dalam kedua
kasus tersebut user dapat bepergian dengan komputer portable dan dapat mengakses
server di Wired Lan dari lokasi – lokasi yang berlainan.
Ad Hoc Networking
Ad Hoc Networking menggunakan peer to peer network sementara (tidak ada
yang terpusat) untuk memperoleh kebutuhan yang mendesak. Gambar 13.3
menjelaskan perbedaan Wirelees Lan yang mensupport Lan Extension dan
persyaratan nomadic access dan ad hoc Wireless Lan. Stasiun Nomadic dapat
bergerak dai 1 sel ke sel lain, tidak ada infrastruktur dalam ad hoc network.
Stasiun – stasiun peer to peer dalam jangkauan yang dapat dicapai antara satu
dengan yang lain dapat mengkonfigurasi diri mereka sendiri menjadi temporary
network.
Transmisi data
Transmisi data merupakan proses
untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data
menggunakan komputer / media elektronik. Untuk mengetahui lebih jauh tentang
transmisi data beserta proses dan langkah kerjanya.
Untuk melakukan transmisi data
diperlukanlah suatu media, media ini sendiri memiliki beberapa macam frekuensi
dan infrared.
•
1. Frekuensi Radio
WLAN menggunakan RF sebagai media transmisi
karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung mobilitas yang
tinggi, meng-cover daerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar
ruangan
•
2. Infrared
Infrared banyak digunakan pada
komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian Infrared adalah remote
control (untuk televisi). WLAN menggunakan IR sebagai media transmisi, karena
IR dapat menawarkan data rate tinggi (100-an Mbps) dengan konsumsi daya yang
kecil dan harganya murah
Teknis operasional
Secara teknis operasional, Wi-Fi
merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja
pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata
lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada
perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah
memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.
Mode akses koneksi
WIFI
- Ad-Hoc
Beberapa komputer terhubung secara langsung,
dan salah satu dari komputer - komputer tersebut berfungsi menjadi server dan
lainnya menjadi client, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to--Peer.
Dengan cara ini Lebih murah
dan praktis bila yang terkoneksi cuma 2 atau 3 komputer secara, tanpa harus
membeli access point.
2.
Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai
pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat terhubung
dengan jaringan (Network).
Standar WLAN
•
Standar
yang dipakai adalah IEEE 802.11x, dimana x adalah sub standar
IEEE 802.11
IEEE 802.11 standar menetapkan keamanan opsional yang
disebut " Wired Equivalent Privacy " yang tujuannya adalah bahwa LAN
nirkabel menawarkan privasi setara dengan yang ditawarkan oleh kabel LAN .
Standar ini juga menetapkan langkah-langkah otentikasi opsional .
IEEE
802.11a
Dirilis Oktober 1999
Bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum
hingga 54 Mb/s.
Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency
Division Multiplexing (OFDM) yang mengizinkan pentransmisian data secara
paralel di dalam sub-frekuensi.
Range indoor 15 meter dan outdoor 30 meter.
IEEE
802.11b
Muncul di pasaran awal tahun 2000
Pengembangan dari standar IEEE 802.11, yang bertujuan untuk
meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan
frekuensi 2.45 GHz
Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS. (Direct
Sequence Spread Spactrum)
Range area 45 meters di dalam indoor dan 90 meter dalam
outdoor
IEEE
802.11g
Dipublikasikan pada bulan Juni 2003
Mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mbps pada pita frekuensi
2,4 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b.
Standar wireless
network yang hampir sama dengan 802.11b tetapi metode transmisi yang digunakan
adalah OFDM (sama dengan 802.11a).
Range 45 meter untuk indoor dan 90 meter untuk outdoor.
IEEE 802.11.n
Baru saja dirilis 11 September 2009
Bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dan/atau 5 GHz. Sama seperti
teknologi MIMO (multiple-input multiple-output)
802.11n bekerja dengan cara mengutilisasi banyak komponen
pemancar dan penerima sinyal sehingga transmisi data dapat dilakukan paralel
untuk meningkatkan nilai throughput (50-144 Mbps).
Range maksimal untuk indoor 70 meter sedangkan outdoor bisa
mencapai 250 meter.
Keamanan WLAN
WEP
(wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya,
saat ini dapat dengan mudah di pecahkandengan berbagai tools yang tersedia
fratis di internet.
WPASK
dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah
dapat di pecahkan degan metode dictionary attack secara offline.
Kelebihan WLAN
•
Mudah
Installasi / Pemasangan
•
Mobilitas
(Mudah berpindah tempat)
•
Mudah
jika kita ingin Menambah Komputer yang mau di hubungkan
•
Tidak
di susahkan dengan lokasi pemasangan
•
Mudah
dalam mencari kesalahan (Troubleshooting)
•
Mengatasi
Kendala Jarak pada Kabel
Kelemahan WLAN
•
Keamanan
/ Security yang rawan
•
Sangat
Dipengaruhi oleh frekwensi radio di sekitarnya.
•
Dibatasi
Oleh benda atau materi yang menghambat (Line of Sight (LOS)
Penutup
Kesimpulan
•
WLAN dimana media transimisnya menggunakan udara. Yang mempunyai
beberapa media transmisi dan mode-mode yang di gunakan dalam WLAN. Seiring
berkembangnya zaman standar yang digunakan oleh WIFI juga berkembang dari mulai
kecepatan, frekuensi dan range WIFI yang digunakan.