Rabu, 27 Januari 2016

Makalah Wireless Local Area Network (WLAN)

MAKALAH
Wireless Local Area Network (WLAN)
Diajukan Guna Memenuhi Salah-Satu Tugas Mata Kuliah Jaringan Komputer dan Komunikasi Data

Description: logo stt wastukancana.jpg


Disusun oleh :
Dwi prasetyo
Ghalby Premadhani
Muhammad Hilmi Fauzan
Septiana Abdul Ghofur
Zein Muttaqien

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI WASTUKANCANA
PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
PURWAKARTA
2015
Wireless LAN
Dalam hanya beberapa tahun , Wireless Lan telah mempunyai peran yang sangat signifikan dalam pasar Local Area Network. Peningkatannya karena oganisasi menyadari bahwa Wireless Lan merupakan tambahan untuk membantu penggunaan tradisional Wired Lan, untuk mengatasi kebutuhan akan mobilitas, relokasi, ad hoc networking dan tempat yang sulit dicapai dengan kabel.
Wireless Lan menggunakan transmisi wireless(tanpa kabel). Sampai saat ini Wireless Lan sedikit digunakan. Hal ini disebabkan oleh tingginya harga, rendahnya data rate, masalah keamanan, perlunya licensi. Setelah permasalahan ini diatasi penggunaan Wireless Lan mengalami peningkatan sangat cepat.
Aplikasi Wireless Lan
Ada  4 aplikasi untuk Wireless Lan : Lan Extension, Cross Building Interconnect, Nomadic Access, dan Ad Hoc Network.
Lan Extension
Pada akhir tahun 1980 produk – produk Wireless Lan diperkenalkan, dipasarkan sebagai pengganti tradisional Wired Lan. Wireless Lan tidak memerlukan instalasi kabel Land an mudah merelokasi dan memodifikasi struktur network. Suatu organisasi memerlukan Wired Lan untuk membantu mensupport server – server beberapa workstation kemudian Wireless Lan akan dihubungkan ke Wired Lan. Aplikasi seperti ini disebut sebagai Lan Extension.
Gambar 13.1 Ada suatu backbone Wired Lan, seperti Ethernet yang menmbantu server, workstation dan 1 atau lebih jembatan yang menghubungkan setiap network. Sebagai tambahan maka diperlukan Control Module(CM) yang berfungsi sebagai interface untuk Wireless Lan . User Module merupakan bagian dari konfigurasi Wireless Lan.
Cross Building Interconnect
Kegunaan lain dari teknologi Wireless Lan adalah menghubungkan lan – lan antara gedung – gedung yang berdekatan , dalam kabel atau Wireless Lan. Maka dari itu digunakan point to point Wireless Link untuk menghubungkan 2 gedung.
Nomadic Access
Nomadic Access menyediakan suatu Wireless Link antara sebuah Lan Hub dan mobile data terminal dilengkapi dengan antena, seperti komputer laptop atau komputer notepad. Nomadic Access juga berguna dalam lingkungan yang luas seperti kampus atau kegiatan – kegiatan bisnis di luar gedung . Dalam kedua kasus tersebut user dapat bepergian dengan komputer portable dan dapat mengakses server di Wired Lan dari lokasi – lokasi yang berlainan.
Ad Hoc Networking
Ad Hoc Networking menggunakan peer to peer network sementara (tidak ada yang terpusat) untuk memperoleh kebutuhan yang mendesak. Gambar 13.3 menjelaskan perbedaan Wirelees Lan yang mensupport Lan Extension dan persyaratan nomadic access dan ad hoc Wireless Lan. Stasiun Nomadic dapat bergerak dai 1 sel ke sel lain, tidak ada infrastruktur dalam ad hoc network. Stasiun – stasiun peer to peer dalam jangkauan yang dapat dicapai antara satu dengan yang lain dapat mengkonfigurasi diri mereka sendiri menjadi temporary network.

Transmisi data
Transmisi data merupakan proses untuk melakukan pengiriman data dari salah satu sumber data ke penerima data menggunakan komputer / media elektronik. Untuk mengetahui lebih jauh tentang transmisi data beserta proses dan langkah kerjanya.
Untuk melakukan transmisi data diperlukanlah suatu media, media ini sendiri memiliki beberapa macam frekuensi dan infrared.
          1. Frekuensi Radio
 WLAN menggunakan RF sebagai media transmisi karena jangkauannya jauh, dapat menembus tembok, mendukung mobilitas yang tinggi, meng-cover daerah jauh lebih baik dari IR dan dapat digunakan di luar ruangan
          2. Infrared
Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, contoh paling umum pemakaian Infrared adalah remote control (untuk televisi). WLAN menggunakan IR sebagai media transmisi, karena IR dapat menawarkan data rate tinggi (100-an Mbps) dengan konsumsi daya yang kecil dan harganya murah

Teknis operasional
Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.



Mode akses koneksi WIFI
  1. Ad-Hoc
Beberapa komputer terhubung secara langsung, dan salah satu dari komputer - komputer tersebut berfungsi menjadi server dan lainnya menjadi client, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to--Peer. Dengan cara ini Lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi cuma 2 atau 3 komputer secara, tanpa harus membeli access point.
2.       Infrastruktur
Menggunakan Access Point yang berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat terhubung dengan jaringan (Network).


Standar WLAN
          Standar yang dipakai adalah IEEE 802.11x, dimana x adalah sub standar
          Spesifikasi 802.11b dengan kecepatan bandwith standar 11 Mb/s 2.4 GHz
          Spesifikasi 802.11a dengan kecepatan bandwith standar 54 Mb/s 5 GHz
          Spesifikasi 802.11g denga kecepatan bandwith standar 54 Mb/s 2.4 GHz
          Spesifikasi 802.11n dengan kecepatan bandwith standar 100 Mb/s 2.4 GHz

IEEE 802.11
IEEE 802.11 standar menetapkan keamanan opsional yang disebut " Wired Equivalent Privacy " yang tujuannya adalah bahwa LAN nirkabel menawarkan privasi setara dengan yang ditawarkan oleh kabel LAN . Standar ini juga menetapkan langkah-langkah otentikasi opsional .

IEEE 802.11a
Dirilis Oktober 1999
Bekerja pada bandwidth 5.8 GHz dengan kecepatan maksimum hingga 54 Mb/s.
Metode transmisi yang digunakan adalah Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) yang mengizinkan pentransmisian data secara paralel di dalam sub-frekuensi.
Range indoor 15 meter dan outdoor 30 meter.




IEEE 802.11b
Muncul di pasaran awal tahun 2000
Pengembangan dari standar IEEE 802.11, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan hingga 5.5 Mb/s atau 11 Mb/s tapi tetap menggunakan frekuensi 2.45 GHz
Metode transmisi yang digunakannya adalah DSSS. (Direct Sequence Spread Spactrum)
Range area 45 meters di dalam indoor dan 90 meter dalam outdoor


IEEE 802.11g
Dipublikasikan pada bulan Juni 2003
Mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mbps pada pita frekuensi 2,4 GHz, sama seperti halnya IEEE 802.11 biasa dan IEEE 802.11b.
 Standar wireless network yang hampir sama dengan 802.11b tetapi metode transmisi yang digunakan adalah OFDM (sama dengan 802.11a).
Range 45 meter untuk indoor dan 90 meter untuk outdoor.

IEEE 802.11.n
Baru saja dirilis 11 September 2009
Bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dan/atau 5 GHz. Sama seperti teknologi MIMO (multiple-input multiple-output)
802.11n bekerja dengan cara mengutilisasi banyak komponen pemancar dan penerima sinyal sehingga transmisi data dapat dilakukan paralel untuk meningkatkan nilai throughput (50-144 Mbps).
Range maksimal untuk indoor 70 meter sedangkan outdoor bisa mencapai 250 meter.

Keamanan WLAN
                WEP (wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart keamanan wireless sebelumnya, saat ini dapat dengan mudah di pecahkandengan berbagai tools yang tersedia fratis di internet.
                WPASK dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat di pecahkan degan metode dictionary attack secara offline.




Kelebihan WLAN
          Mudah Installasi / Pemasangan
          Mobilitas (Mudah berpindah tempat)
          Mudah jika kita ingin Menambah Komputer yang mau di hubungkan
          Tidak di susahkan dengan lokasi pemasangan
          Mudah dalam mencari kesalahan (Troubleshooting)
          Mengatasi Kendala Jarak pada Kabel

Kelemahan WLAN
          Keamanan / Security yang rawan
          Sangat Dipengaruhi oleh frekwensi radio di sekitarnya.
          Dibatasi Oleh benda atau materi yang menghambat (Line of Sight (LOS)

















Penutup
Kesimpulan
          WLAN dimana media transimisnya menggunakan udara. Yang mempunyai beberapa media transmisi dan mode-mode yang di gunakan dalam WLAN. Seiring berkembangnya zaman standar yang digunakan oleh WIFI juga berkembang dari mulai kecepatan, frekuensi dan range WIFI yang digunakan.